Jakarta – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) wilayah Cengkareng pada Minggu (30/3) dini hari. Insiden ini melibatkan sebuah kendaraan minibus dan truk yang berujung pada meninggalnya tiga orang di tempat kejadian. Kecelakaan tersebut menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat selama beberapa jam sebelum akhirnya petugas berhasil mengevakuasi kendaraan yang terlibat.
Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di ruas tol arah Bandara Soekarno-Hatta. Menurut saksi mata, minibus yang melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang sebuah truk yang berada di jalurnya.
“Kendaraan melaju sangat kencang, tiba-tiba oleng dan menghantam bagian belakang truk dengan keras,” ujar salah satu pengemudi yang melintas di lokasi kejadian.
Benturan yang terjadi begitu keras hingga menyebabkan bagian depan minibus ringsek parah. Tiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut tewas di tempat, sementara satu penumpang lainnya mengalami luka berat dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Evakuasi dan Penanganan Polisi
Tim kepolisian dari PJR (Patroli Jalan Raya) segera datang ke lokasi setelah menerima laporan dari pengguna jalan. Proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat posisi kendaraan yang melintang di jalan, menyebabkan lalu lintas tersendat sepanjang beberapa kilometer.
“Kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi. Kendaraan yang terlibat telah kami amankan, dan korban yang selamat telah mendapatkan perawatan medis,” ujar Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Dwi Handoko.
Hingga pagi hari, polisi masih melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh faktor kecepatan tinggi serta kemungkinan sopir mengantuk.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengendara agar selalu berhati-hati saat berkendara di jalan tol, terutama pada dini hari ketika kondisi tubuh rentan mengalami kelelahan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama di jalur tol yang sering digunakan kendaraan besar,” tambah AKBP Dwi Handoko.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti tambahan, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan. Kasus ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama bagi semua pengguna jalan.